Perilaku Kerja Masyarakat Jawa Menjadi Magnet Investasi Baru di Jawa Tengah

Kawasan Industri Jawa Tengah – Sebagai provinsi dengan lebih dari separuh populasi Pulau Jawa tinggal di sini, Jawa Tengah menjadi wilayah yang menjanjikan dalam hal optimalisasi sumber daya manusia. Dari hampir 35 juta orang yang tinggal di provinsi tersebut, lebih dari 50% di antaranya berada pada usia produktif. Hal ini dipandang sebagai bonus demografis bagi pemilik bisnis, terutama bagi mereka yang ingin berinvestasi di Kawasan industri Jawa TengahDibandingkan dengan provinsi besar lainnya di Jawa seperti Jakarta dan Jawa Barat, Jawa Tengah juga menawarkan peluang kerja yang lebih baik bagi para pekerja. perilaku kerja yang kuatSalah satu pemilik bisnis, Philip D. Kaligis dari PT Anugrah Cipta Mould mengatakan bahwa lebih banyak pabrik mempekerjakan Jawa orang-orang karena cara kerja mereka dan komunikasi yang lebih baik dengan pemilik bisnis (sumber: Jakarta Post).

Dengan keunggulan demografis, Governor of Central Java, Ganjar PranowoSaat ini, ia sedang meningkatkan sistem pendidikan kejuruan di Jawa Tengah dengan memberikan lebih banyak fasilitas dan pelatihan kerja kepada sekolah-sekolah sebagai persiapan bagi lulusan memasuki pasar kerja. Selain itu, ia juga mengatur harga tenaga kerja di Jawa Tengah. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, upah bulanan di Jawa Tengah pada tahun 2020 sekitar... 1,8 – 2,7 juta rupiah (US$127 – US$191)Terdapat perbedaan besar dibandingkan dengan beberapa wilayah tersibuk di Pulau Jawa; Jakarta: 4,2 juta rupiah (US$297), Jawa Barat: 1,8 – 4,5 juta rupiah (US$127 – US$300), Jawa Timur (1,7-4,5) 125-300, dan Banten (2,4-4,1) 170-290. Inilah alasan utama banyak perusahaan memindahkan pabrik mereka ke Jawa Tengah.

Berdasarkan data dari Badan Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Tengah, Lebih dari 300.000 pekerja dipekerjakan dari FDI (Investasi Langsung Asing) pada tahun 2019. Selain itu, investasi domestik juga menyediakan sekitar 7.000 proyek untuk lebih dari 200.000 pekerja. Total investasi dari kedua sektor tersebut adalah 211,19 miliar rupiah (US$ 15 juta). Dengan perkembangan kawasan industri Jawa Tengah di daerah seperti Kendal dan Brebes, diharapkan pada tahun 2021 akan tersedia lebih dari 10.000 proyek kerja bagi pekerja Jawa.

Kendal Industrial ParkSebagai contoh, sebagai zona ekonomi khusus baru, salah satu Kawasan Industri Indonesia di Jawa, kawasan ini menjanjikan penyediaan setidaknya 500.000 pekerja baru untuk membantu para produsen di area seluas 2.700 hektar. Dengan rencana penyelesaian fase pengembangan pertama pada tahun 2021, Kendal Industrial Park Telah menarik setidaknya 58 entitas bisnis, baik lokal maupun asing. Para investor percaya bahwa keunggulan sumber daya manusia yang dimiliki provinsi Jawa Tengah dan budaya kerja keras di kalangan masyarakat Jawa akan membantu bisnis mereka tumbuh lebih cepat; kemudian meningkatkan kondisi ekonomi lokal dan regional serta investasi asing di masa depan.

(Source: Bisnis Indonesia)

Daftar Isi
Bagikan

JELAJAHI LEBIH LANJUT

Berita Lainnya

21f153fb6c8bf73f13ea8f8094165b0b
162e1e1cfacb9d37232046c2c53d0b15
31ab7b67c2eb57cb694af1443721bdd4

Kendal SEZ di WeChat

Pindai QR code di samping untuk terhubung langsung dengan tim Kendal SEZ.