Semarang – Jawa Tengah semakin menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. investasiHal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan infrastruktur yang dibangun dalam beberapa tahun terakhir di Jawa Tengah.
Pada tahun 2018 hingga saat ini, panjang jalan yang telah dibangun lebih dari 950.000 km. Ahmad Yani International Airport Selain itu, kapasitas penumpang juga telah ditingkatkan hingga 6,9 juta, yang merupakan 10 kali lipat dari kapasitas sebelumnya sebelum peningkatan. Lebih lanjut, pemerintah Jawa Tengah akan membangun Hyper Toll yang menghubungkan Kendal ke Demak melalui Semarang serta melakukan peningkatan pada infrastruktur yang ada. Pelabuhan Kendal ke Pelabuhan Internasional Kendal. Ini infrastruktur makro akan memainkan peran penting dalam menarik investor untuk masuk ke Jawa Tengah sebagai alternatif karena biaya logistik menjadi lebih kompetitif.
Hari ini, di Forum Bisnis Investasi Jawa Tengah, Kawasan Ekonomi Khusus Taman Industri Kendal menandatangani tiga MOUs with PT Roda Maju Bahagia, PT Borine Technology Indonesia and PT Indesso Aroma. PT Roda Maju Bahagia (RMB) memproduksi sepeda dan gerobak dorong. Mereka telah berdiri di Kawasan Industri Kendal (KIP) dan sekarang mereka memutuskan untuk mengembangkan bisnis mereka. Hendra, Presiden Direktur PT RMB mengatakan, “Pemerintah Jawa Tengah memiliki program kerja sama dengan sekolah kejuruan dan saya dapat yakin akan kualitas sumber daya manusia untuk ekspansi saya selanjutnya”.
PT Borine Teknologi Indonesia (BTI) PT BTI adalah produsen peralatan rumah tangga. Mereka percaya bahwa kemudahan berbisnis di Jawa Tengah merupakan salah satu faktor investasi mereka. Lebih lanjut, Yuan Qi selaku Direktur PT BTI percaya bahwa kualitas dan karakter sumber daya manusia di Jawa Tengah memudahkan investor asing untuk memulai bisnis mereka di Indonesia.
Akhirnya, Rakhmat Kentardi of PT Indesso Aroma (Salah satu perusahaan minyak atsiri terkemuka) berkomentar, “Kami senang dengan peningkatan infrastruktur di Jawa Tengah. Ini pasti akan sangat memudahkan logistik kami.”
Stanley si, Direktur Utama PT KIK Ia menyimpulkan, “Kami berterima kasih kepada semua investor atas kepercayaan mereka kepada Kawasan Industri Kendal dan di Jawa Tengah. Kami ingin menyampaikan apresiasi kami atas dukungan berkelanjutan dari pemerintah Jawa Tengah”.




