PT Kawasan Industri Kendal (KIK) KIK bekerja sama dengan Asosiasi Sepatu Taiwan dalam turnamen golf Taiwan yang diadakan pada tanggal 27 November 2018 di Hotel Hyatt Dongguan. Tujuan KIK adalah untuk berpartisipasi dalam acara ini guna memperkenalkan KIK secara lebih lengkap kepada seluruh pengusaha sepatu yang merupakan anggota Asosiasi ini.
Turnamen golf ini diikuti oleh lebih dari 150 peserta yang semuanya tergabung dalam asosiasi sepatu. Ini merupakan kesempatan berharga bagi KIK untuk berpartisipasi dalam acara tersebut karena dapat mempromosikan para pengusaha yang hadir tentang lokasi investasi terbaik di Indonesia. Industri alas kaki sendiri telah menjadi salah satu industri utama di Indonesia dengan investasi PMDN sebesar Rp 640,4 miliar dan FDI sebesar USD 161,9 juta pada periode Januari-Juni 2018.
Harapannya, setelah mengikuti acara ini, dapat menumbuhkan niat untuk berinvestasi di Jawa Tengah, khususnya daerah Kendal, karena berdasarkan data terkini konsentrasi investasi di sektor sepatu masih berada di Jawa Barat. Keunggulan berinvestasi di Jawa Tengah dapat dilihat dari besarnya peluang investasi dengan gaji yang sangat kompetitif dibandingkan dengan Jawa Timur dan Jawa Barat. 2019 Harga MSE untuk Kendal (Jawa Tengah) adalah USD 144, Gaji di Karawang (Jawa Barat) sebesar USD 292, Surabaya (Jawa Timur) sebesar USD 267, bahkan Dongguan sendiri memiliki gaji yang lebih tinggi dari Kendal yaitu 1.720 yuan, setara dengan USD 249. Dengan berinvestasi di Kendal, Jawa Tengah, investor dapat menghemat hingga USD 4,6 juta/bulan untuk menghitung perkiraan gaji 30.000 karyawan di sebuah perusahaan.
Harapannya adalah keuntungan yang diperoleh dari berinvestasi di Zona Industri Kendal Hal ini dapat menjadi pendorong bagi asosiasi bisnis sepatu di Tiongkok untuk mulai berinvestasi di KIK. Kawasan Industri Kendal sendiri selalu berkomitmen untuk menjaga hubungan kerja sama dengan semua jaringan asosiasi bisnis baik di Indonesia maupun di luar negeri. Terjalinnya kerja sama yang baik dengan asosiasi KIK dapat membangun jaringan yang lebih luas dengan semua investor potensial yang ingin masuk ke Jawa Tengah. Ke depannya, hal ini dapat membantu meningkatkan perekonomian di Jawa Tengah dan Kendal khususnya.




