{"id":4854,"date":"2019-08-15T18:17:26","date_gmt":"2019-08-15T18:17:26","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/KIP\/2019\/08\/15\/the-government-establishes-kendal-as-a-special-economic-zone-for-export-oriented-industries\/"},"modified":"2026-06-17T11:33:59","modified_gmt":"2026-06-17T04:33:59","slug":"pemerintah-menetapkan-kendal-sebagai-zona-ekonomi-khusus-untuk-industri-berorientasi-ekspor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/news\/the-government-establishes-kendal-as-a-special-economic-zone-for-export-oriented-industries\/","title":{"rendered":"Pemerintah Menetapkan Kendal Sebagai Zona Ekonomi Khusus untuk Industri Berorientasi Ekspor"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Hariyanto industry.co.id \u2013 August 15, 2019 \u2013 17:52 WIB<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">INDUSTRY.co.id \u2013 Jakarta \u2013\u00a0<strong>Menteri Urusan Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil\u00a0<\/strong>dikatakan,\u00a0<strong>Kendal Regency<\/strong>Jawa Tengah ditetapkan sebagai\u00a0<strong>Zona Ekonomi Khusus (KEK)<\/strong>\u00a0yang bergerak di industri yang ditujukan untuk ekspor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKabupaten Kendal akan membangun KEK khusus untuk komoditas tujuan ekspor. Bukan semua komoditas penting sebagai pengganti,\u201d kata Sofyan Djalil seperti dikutip kantor berita Antara pada Kamis (15\/08\/2019).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Sofyan, saat ini Pemerintah telah menyiapkan 1.000 hektar lahan, dan kini telah dikuasai sekitar 715,9 hektar atau setara dengan 71,6 persen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu,\u00a0<strong>Minister of Industry, Airlangga Hartarto<\/strong>\u00a0Ia mengatakan, Kendal adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berfokus pada logistik berorientasi ekspor dan berbasis pada industri 4.0, seperti pelabuhan pintar terintegrasi antara tekstil, pakaian, makanan, minuman, otomotif, furnitur, dan bahan kimia lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami sudah siap. Jadi, ini berorientasi pada 60 persen industri ekspor,\u201d kata Menteri.\u00a0<strong>Airlangga<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari segi dukungan, seperti infrastruktur,\u00a0<strong>Minister of Transportation, Budi Karya Sumadi<\/strong>, dengan syarat Kendal memiliki fasilitas yang memadai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, Pelabuhan Tanjung Mas yang saat ini masih beroperasi dan cukup memadai untuk melakukan ekspor. Tidak perlu membangun pelabuhan baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun demikian, kata Menteri Budi, pemerintah tetap akan mengizinkan pihak swasta yang berminat untuk melakukan pembangunan dan konstruksi di Kendal, termasuk pembangunan pelabuhan baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, pelabuhan yang dibangun oleh Squasta hanya menawarkan pengiriman barang ke Pelabuhan Tanjung Mas. \u201cMemang memungkinkan, tetapi sebagai pelabuhan pengumpan, bukan sebagai eksportir langsung,\u201d kata Menteri Perhubungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu,\u00a0<strong>Executive Director of Kendal Industrial Park, Didik Purbadi<\/strong>\u00a0Ia mengatakan, nilai investasi untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas KEK Kendal diperkirakan mencapai Rp 4,8 triliun dengan penambahan 80 ribu pekerja per tahun pada tahun 2025.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami berjanji akan mendatangkan investasi (FDI) sebesar US$ 600 juta hingga US$ 700 juta dalam tiga tahun ke depan,\u201d kata Didik.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hariyanto industry.co.id &#8211; August 15, 2019 &#8211; 17:52 WIB INDUSTRY.co.id &#8211; Jakarta &#8211;\u00a0Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning (ATR), Sofyan Djalil\u00a0said,\u00a0Kendal Regency, Central Java was designated as a\u00a0Special Economic Zone (KEK)\u00a0which is engaged in industries that are directed for export. &#8220;Kendal Regency will be built a specific KEK, export destination commodities. Not all important [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":101229,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-4854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4854"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4854\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/101229"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kendalindustrialpark.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}