Kendal Industrial Park, salah satu kawasan industri di Jawa, menjadi target pemerintah Jawa Tengah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut. Governor of Central Java, Ganjar Pranowo, mengatakan bahwa Kendal Industrial Park Kendal Industrial Park dapat menjadi contoh bagi kawasan industri di Jawa Tengah karena kawasan industri ini juga menawarkan ruang hidup dan kegiatan komunal bagi masyarakat. Melalui pidatonya di awal tahun 2020 di kantornya, Ganjar mengatakan bahwa Kendal Industrial Park dapat menjadi perwakilan dan contoh bagi kawasan industri Jawa Tengah lainnya dalam hal perencanaan yang baik, investasi yang menjanjikan, dan pembangunan yang hemat biaya di kawasan tersebut (sumber: ANTARA).
Sedang dikembangkan oleh dua perusahaan kawasan industri besar, PT Jababeka Tbk and Sembcorp Development Indonesia Pte. Ltd., Kendal Industrial Park Dimulai dengan rencana induk fase I, termasuk: pabrik siap bangun, pusat logistik, bahan bangunan, kota mode, politeknik, alun-alun kota, asrama dan perumahan, pusat furnitur, arcade di tepi teluk, dan lapangan golf. Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020. Selain itu, ada rencana pengembangan Pelabuhan Internasional Kendal yang baru yang ditargetkan selesai pada tahun 2021.
Dengan paket lengkap pertama kawasan industri di Jawa ini, Kawasan Industri Kendal telah menarik setidaknya 62 perusahaan dengan investor yang berasal dari Indonesia, Taiwan, Tiongkok, Singapura, dan Jepang. Nilai investasinya sekitar 9,6 triliun rupiah.Investasi ini juga dapat berarti lapangan kerja bagi lebih dari 14.800 orang. Menanggapi potensi nilai ekonomi dari Kawasan Industri Kendal di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berjanji untuk mendukung semua investor dengan ketersediaan pinjaman, tenaga kerja yang besar, dan kemudahan perizinan untuk menjalankan bisnis di kawasan industri Jawa Tengah.
Selanjutnya, berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, Kendal Industrial Park (KIP) berhasil mengembangkan bangunan konstruksi yang hemat biaya. Sebagai kawasan industri Jawa Tengah, KIP memiliki metode untuk menyediakan bangunan siap pakai dengan menggunakan teknologi dan infrastruktur yang akan mengoptimalkan sumber daya yang ada. Sebagai kawasan industri besar yang terpadu, KIP akan mampu berperan sebagai kota baru yang dapat mendukung daerah-daerah tetangga lainnya.
Akhirnya, kesuksesan di masa depan dari pengembangan Kendal Industrial Park Hal ini tak terhindarkan. Sebagai kawasan industri yang menjanjikan di Jawa, KIP diyakini dapat mendorong perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja secara langsung dan tidak langsung, membuka pasar baru, dan berpotensi berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Ganjar Pranowo dirinya sendiri, sebagai seorang Gubernur Jawa Tengah, sangat yakin akan masa depan yang cerah ini Kendal Industrial Park. (sumber: DI ANTARA).




