Johan Tallo Liputan6.com – 07/09/2019 – 20:55 WIB
Liputan6.com, Jakarta – Central Java Governor Ganjar Pranowo Ia mengatakan sejumlah investor dari berbagai sektor, mulai dari industri alas kaki, elektronik, tekstil hingga makanan dan minuman, tertarik untuk berinvestasi di Jawa Tengah. Salah satunya, katanya, yaitu Korea Selatan.
“Kemarin, duta besar Korea, duta besar kami di Korea, menawarkan kesempatan kepada beberapa investor yang ingin datang kepada kami,” kata Ganjar setelah menghadiri pertemuan terbatas dengan President Joko Widodo di Istana Kepresidenan BogorJawa Barat, Selasa (9/7).
Tidak hanya itu menurut Ganjar, Central Java Saat ini sedang bersaing dengan negara Asia Tenggara, Vietnam.
“Beberapa yang sudah masuk relatif akrab dengan budaya, dengan kinerja masing-masing, mereka melihat bahwa Jawa Tengah sangat menarik bagi mereka untuk berinvestasi,” kata Ganjar.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah perlu memberikan sejumlah insentif bagi investor untuk menarik investasi. Menurutnya, salah satunya adalah keringanan pajak. Menurutnya GanjarPara investor berharap pemerintah tidak akan mempersulit hal-hal yang berkaitan dengan perizinan.
Sebelumnya, dalam batasan ini Presiden Jokowi menyatakan bahwa Jawa Tengah Provinsi Jawa Tengah memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah pusat ingin memberikan dukungan berupa bantuan yang dibutuhkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut. Terutama di sektor industri, katanya.
Jokowi menyatakan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi di industri berorientasi ekspor dan pariwisata. Mantan walikota Solo mengatakan semua menteri akan memberikan dukungan jika diperlukan.
“Kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah agar menjadi lebih baik dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional kita,” kata Jokowi.




