Grup Baja China Berjanji untuk Mempekerjakan Pekerja Indonesia

PRAGA UTAMA Tempo.co – 26/ 07/2018 – 12:10 WIB

Jakarta – China`s Hebei Bishi Steel Group would go ahead with its plan to establish a steel factory in Patebon Subdistrict, Kendal District, Central Java Province. The group has vowed to prioritize employment of local people, an Indonesian government official said.

The Chinese steel factory will start operating in 2019 or, at the latest, by 2020, Head of Kendal District Mirna Annisa told Antara here on Wednesday, when questioned about the group’s investment commitment in the district area.

Total investasi untuk pembangunan pabrik baja tersebut, yang diharapkan menjadi yang terbesar di Asia dan mampu menyerap 6.000 hingga 10.000 pekerja, bernilai US$2,54 miliar, catatnya.

Hebei Bishi Steel Group, yang berkantor pusat di Tangshan, Provinsi Hebei, akan berkolaborasi dengan mitra Indonesianya, PT Seafer Kawasan Industri, yang telah menyediakan lahan seluas 700 hektar di Kecamatan Patebon, demikian pernyataannya.

Sebagai langkah pertama, perusahaan Tiongkok tersebut berencana membangun pabrik baja dengan kapasitas produksi tiga juta ton dan batubara untuk memasak sebanyak 2,4 juta ton. Proyek ini didukung oleh pembangkit listrik dengan total kapasitas 270 Megawatt, dan dermaga pendukung dengan kapasitas 100 ton bobot mati (DWT).

“Untuk tahap kedua, infrastruktur pendukung lainnya, termasuk pelabuhan dan jalan raya, juga akan dibangun. Total dana yang diinvestasikan oleh perusahaan Tiongkok ini mencapai sekitar Rp42 triliun (US$1 = Rp14.337),” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Grup Industri Hebei, Deng Ji, sebelumnya menyatakan kesediaannya untuk segera mewujudkan investasi mereka di kompleks industri Seafer Kendal di Kendal, Jawa Tengah.

“Kami telah menandatangani perjanjian, dan kami ingin segera mewujudkannya. Sekalipun memungkinkan, kami ingin berinvestasi lebih banyak di Jawa Tengah,” ujarnya.

Deng Ji menyatakan bahwa investasi Hebei di Jawa Tengah merupakan salah satu proyek percontohan inisiatif "Satu Sabuk Satu Jalan" China di Indonesia.

Dari pihak Indonesia, Direktur Utama PT Seafer Kawasan Industry, Harry W Sudarwo, mengklaim bahwa ia telah mengalokasikan lahan seluas 700 hektar untuk proyek investasi tersebut.

“Lahan sudah disiapkan, dan izinnya sudah ada di tangan kami,” tambah Sudarwo.

Penandatanganan perjanjian antara Hebei Bishi Industry dan PT Seafer Kawasan Industri berlangsung di Beidahe, Provinsi Hebei, pada hari Senin, dan disaksikan oleh Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, dan Annisa.

Daftar Isi
Bagikan

JELAJAHI LEBIH LANJUT

Berita Lainnya

21f153fb6c8bf73f13ea8f8094165b0b
162e1e1cfacb9d37232046c2c53d0b15
31ab7b67c2eb57cb694af1443721bdd4

Kendal SEZ di WeChat

Pindai QR code di samping untuk terhubung langsung dengan tim Kendal SEZ.