Kawasan Industri Kendal: Ikon Baru di Indonesia-Singapura

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong kunjungan ke Jawa Tengah Hari Senin menandai babak baru dalam hubungan ekonomi antara Singapura dan Indonesia, yang dilambangkan dengan sebuah usaha patungan dalam pengembangan senyawa industri utama. Lee dan President Joko “Jokowi” Widodo diluncurkan secara resmi Kendal Industrial Park, terletak di Jawa TengahKedua pemimpin tersebut berada di Semarang, ibu kota provinsi, untuk mengikuti pertemuan para pemimpin yang bertujuan membahas isu-isu terkait hubungan bilateral, khususnya kerja sama ekonomi. Dalam sebuah upacara setelah pertemuan tersebut, Jokowi menyebutkan kawasan industri yang terletak di Kabupaten Kendal, yang terletak di pinggiran Semarang, sebagai "ikon baru" dalam hubungan bilateral.

Acara-acara tersebut diadakan seiring dengan upaya Singapura dalam menjajaki peluang investasi di luar wilayah tradisional Batam — yang terletak kurang dari satu jam dari Singapura dengan feri — dan Jakarta Raya. Kawasan industri Kendal, sebuah usaha patungan antara raksasa properti Indonesia PT Jababeka and Singaporean Sembawang Corporation, atau Sembcorp, adalah Singapura first industrial park in Indonesia outside the Batam, Bintan, and Karimun areas in Riau Islands. “Saya berharap kerja sama ini terus berkembang,” kata Jokowi.

Dengan menyebutkan pentingnya kompleks tersebut, Jokowi berjanji bahwa itu akan menjadi zona industri prioritas yang menampung berbagai sektor padat karya, seperti manufaktur, furnitur, mode, makanan, dan industri teknologi tinggi. Lee menambahkan bahwa kawasan industri tersebut merupakan contoh nyata dari hasil yang saling menguntungkan, yang menunjukkan “apa yang dapat dilakukan kedua negara dengan bekerja sama demi manfaat jangka panjang bagi rakyat kita”. Tahap pertama yang sedang berlangsung dari taman seluas 2.700 hektar ini mencakup lebih dari 800 hektar. Setelah menarik 20 perusahaan, proyek ini diharapkan dapat menciptakan 4.000 lapangan kerja. Lee mengatakan, Singapura menginginkan Indonesia sukses karena kedua perekonomian tersebut "sangat terkait erat".

“Dan saya yakin bahwa di bawah President Joko Widodo’s Di bawah kepemimpinan kami, persahabatan bilateral kita akan terus berkembang dan akan ada lebih banyak proyek saling menguntungkan seperti KIK. (Taman Industri Kendal) "Akan datang," tambah Lee. Singapura merupakan investor terbesar Indonesia tahun ini, dengan investasi mencapai US$7,1 miliar dalam sembilan bulan pertama. Angka tersebut meningkat 44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dalam upaya memperbaiki iklim bisnis, Indonesia telah mengambil berbagai langkah, termasuk melalui deregulasi ekonomi dan reformasi hukum, serta mendorong pembangunan infrastruktur besar-besaran untuk meningkatkan konektivitas di kepulauan ini. Namun, "diplomasi batik" tampaknya menjadi pemecah kebekuan bagi kedua pemimpin di Semarang. Jokowi Dan Ibu Negara Iriana Lee dan istrinya, Ho Ching, mengajak mereka melihat cara pembuatan batik. Lee terlihat mengambil foto menggunakan ponselnya sebelum Jokowi menyuruhnya mencoba melukis batik sendiri.

Selama pertemuan para pemimpin, yang awalnya dijadwalkan pada bulan Agustus tetapi ditunda setelah Lee mengalami penurunan tekanan darah sementara, Jokowi menganggap Singapura sebagai “salah satu mitra utama kami dalam perdagangan dan investasi”, sementara Lee menegaskan hubungan bilateral “berada dalam kondisi baik”. Lee juga mengatakan kepada Jokowi bahwa Singapura bersedia bekerja sama untuk membantu program pembangkit listrik 35.000 megawatt yang ambisius milik Jokowi. Kemungkinan kerja sama di masa depan lainnya adalah membentuk jaringan para pemimpin bisnis dari kedua negara, yang disebut sebagai Dewan Bisnis Indonesia-SingapuraLee mengatakan, seraya menambahkan bahwa ia percaya melakukan hal itu akan meningkatkan hubungan bilateral. Lee menyampaikan usulan tersebut selama pertemuan, sebuah rencana yang, menurut Lee, kemudian disetujui oleh Jokowi.

“Hal ini akan memungkinkan bisnis kami untuk berjejaring lebih dalam dan memahami peluang di kedua sisi,” tambah Lee. Kedua negara tetangga itu juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang kerja sama pariwisata, yang akan membuka pintu bagi kemungkinan pengembangan destinasi wisata baru di Indonesia dan perluasan rute kapal pesiar, sementara Lee juga menyampaikan dukungan Singapura dalam membantu peningkatan kapasitas Indonesia di bidang perhotelan dan pariwisata.

Sumber : thejakartapost.com

Daftar Isi
Bagikan

JELAJAHI LEBIH LANJUT

Berita Lainnya

21f153fb6c8bf73f13ea8f8094165b0b
162e1e1cfacb9d37232046c2c53d0b15
31ab7b67c2eb57cb694af1443721bdd4

Kendal SEZ di WeChat

Pindai QR code di samping untuk terhubung langsung dengan tim Kendal SEZ.